Artikel

Syekh Yusri: Jangan Sedih Kalau Belum Mampu Haji

31 Jul 2021 11:08 WIB
1665
.
Syekh Yusri: Jangan Sedih Kalau Belum Mampu Haji

Haji merupakan ibadah besar dan sulit. Haji berbeda dari ibadah-ibadah lain yang hanya dilakukan dengan satu cara. Dalam haji, Allah SWT memberi tiga cara pelaksanaanya.

1. Ifrad: melakukan haji kemudian umrah.

2. Tamattu': melakukan umrah kemudian haji.

3. Qiran: melakukan keduanya bersamaan.

Perbedaan kuat antara para ulama mazhab tentang cara yang paling afdal (utama) dari ketiga cara di atas, membahagiakan masing-masing dari kita yang berhaji dengan berkeyakinan bahwa cara yang kita ambil adalah yang paling afdal.

Ibadah haji sangat berat karena dalam pelaksanaaannya seseorang mesti keluar dari berbagai kebiasaan menikmati kenyaman fasilitas hidup yang dimiliki. Dalam haji, dia harus berdesakan, berada di tengah keramaian orang yang sangat banyak dengan berbagai karakter Jemaah yang berbeda. Saat kesulitan itulah, muncul akhlak dan kepribadian asli seseorang.

Para ulama fikih membicarakan haji dari segi wajib secara materi dan  kemampuan badan. Mereka membahas tentang sah atau tidaknya haji seseorang, sehingga gugur dan tidaknya kewajiban.

Sementara ulama tasawuf membahas tentang apakah haji seseorang maqbul (diterima oleh Allah SWT) atau tidak.

Ada perbedaan yang jauh sekali antara sah dan maqbul.

Kapan haji itu maqbul?

Haji maqbul hanya didapatkan oleh mereka yang berakhlak mulia, karenanya dalam haji dilarang berbagai ucapan kotor dan hina. Dilarang jidal (debat tak berujung) dan lain sebagainya.

Maka tak usah bersedih kalau kamu belum mampu berhaji!

Allah SWT memberi kamu kesempatan untuk menyiapkan dirimu. Mulailah dari sekarang untuk melatih diri agar berakhlak yang baik, agar saat kamu berhaji nanti, akhlak yang keluar adalah yang baik-baik karena itu sudah menjadi kepribadianmu.

Mulailah memperbaiki ahklakmu, sehingga suatu saat kamu mampu, maka ibadah hajimu langsung diterima-Nya.

Tidak usahlah bersedih ketika kamu belum bisa pergi melaksanakan haji. Yakinlah kamu ada dalam doa-doa dari para Jemaah haji. Ketahuilah bahwa amal ibadah orang-orang baik di antara umat Islam menjadi syafaat untuk umat Islam yang berlaku tidak atau kurang  baik.

Diambil dari khotbah Jumat Maulana Syekh Yusri Rusydi hafizhahullah, 26 juli 2019, 23 Zulqa’dah 1440 H.


Hilma Rosyida Ahmad
Hilma Rosyida Ahmad / 42 Artikel

Bernama lengkap Ustadzah Dr. Hilma Rasyida Ahmad. Menimba ilmu di Universitas Al-Azhar. Beliau juga salah satu murid Syekh Prof. Dr. dr. Yusri Abdul Jabbar al-Hasani asy-Syadzili.

Baca Juga

Pilihan Editor

Saksikan Video Menarik Berikut: